Kerajaan Arab Saudi Berikan Kelonggaran Kebijakan Agar Peserta Tetap Bisa Jalankan Umrah
![]() |
| sumber: google |
Di masa pandemi sekarang ini memang diketahui jamaah umroh sangat-sangat dibatasi bahkan banyak jamaah yang batal umroh. Untuk hal tersebut sekarang ini diketahui Kerajaan Arab Saudi sedang mempersiapkan untuk kembali menyelenggarakan umrah. Keputusan yang diambil oleh Kerajaan Arab Saudi ini adalah salah satu kelonggaran kebijakan yang awalnya menutup wilayah negara tersebut secara keseluruhan.
Untuk prediksinya terkait kelonggaran kebijakan yang sudah diputuskan oleh Kerajaan Arab Saudi ini, penyelenggaraan ibada umrah ini akan tetap mewajibkan para peserta umroh untuk memiliki keterangan bebas Covid-19 dari lembaga kesehatan profesional dan sudah diakui oleh pemerintah.
Keputusan tersebut adalah persyaratan terpenting bagi Kerajaan Arab Saudi guna menjaga-jaga kasus Covid-19 di negaranya tidak meningkat. Jika para peserta umrah sudah memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan oleh Kerajaan Aarab Saudi tersebut, peserta umrah akan diperbolekan untuk masuk wilayah Kerajaan Arab Saudi.
Umrah juga akan dibuka. Pertama adalah untuk warga dalam negeri. Kemudian diikuti warga negara asing secara terbatas.
Isu ini menjadi pembicaraan komite gabungan yang terdiri dari kementerian haji dan umrah, kementerian kesehatan, presidensi umum dua masjid suci (arriasah al ammah lil masjidil haram wan nabawi), dan keamanan publik (al-baladiyah), sebagaimana diberitakan Argaam pada Jumat (18/9).
Komite juga merekomendasikan peluncuran platform atau aplikasi baru. Dalam aplikasi tersebut, jamaah umrah dapat mengajukan permintaan kunjungan umrah. Juga mendapatkan berbagai informasi mengenai dua kota suci (Makkah dan Madinah) dengan segala situs suci di dalamnya.
Saat mengajukan kunjungan, peziarah diwajibkan telah mengantongi laporan medis, yang menunjukkan mereka bebas dari Covid-19.
Pemerintah Indonesia juga menyusun sejumlah langkah strategis berupa opsi pemberangkatan jamaah umrah jika Kerajaan Arab Saudi memberikan lampu hijau kepada WNA untuk mengunjungi dua kota suci di sana. Di antaranya adalah opsi penerbangan langsung ke Arab Saudi, penerapan protokol kesehatan yang ketat, dan pemaksimalan tenaga medis.
Sumber: Ayobandung.com

Comments
Post a Comment